Pangdam Siliwangi Sebut KDKMP Kunci Ketahanan Pangan Indonesia

Karakter:4146 | Kata:518 | Waktu baca:3 menit

BENERDEH.COM, KABUPATEN BANDUNG BARAT — Langkah besar menuju penguatan ekonomi kerakyatan kembali dimulai dari desa. Peluncuran 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan nasional kini semakin menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masa depan.

Hal tersebut disampaikan Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih saat menghadiri peluncuran KDKMP di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (16/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Pangdam menegaskan bahwa keberadaan KDKMP bukan sekadar program koperasi biasa. Menurutnya, program tersebut akan menjadi motor utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan pangan nasional menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Peluncuran tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat TNI, unsur pemerintah daerah, serta Forkopimda Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan besarnya dukungan terhadap program yang diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi berbasis masyarakat.

Pelaksanaan launching KDKMP untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur juga dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama gubernur, panglima kodam dan unsur Forkopimda se-Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa desa harus menempati posisi strategis dalam pembangunan nasional.

Menurut Presiden, desa tidak lagi boleh dipandang hanya sebagai objek pembangunan. Sebaliknya, desa harus menjadi pelaku utama dan pusat kekuatan ekonomi rakyat.

“Jika desa kuat, Indonesia akan kuat,” tegas Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut mempertegas arah pembangunan nasional yang mulai menitikberatkan penguatan ekonomi dari lapisan paling bawah, yakni masyarakat desa.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sebab, koperasi dinilai dapat menjadi jembatan penting bagi petani, nelayan, pelaku UMKM hingga masyarakat desa dalam memperluas akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top